Tampilkan postingan dengan label Tentang Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Hidup. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Mei 2012

5 Hal Yang Tak Boleh Anda Rahasiakan Dari SUAMI



Meski sudah menikah, tidak semua hal harus Anda beritahukan pada pasangan. Misalnya saja, ketika suami memberi hadiah baju. Walaupun baju tersebut kurang Anda sukai, jangan pernah mengatakan hal tersebut padanya. Simpan saja sendiri di hati dan biarkan suami tahu kalau Anda senang dengan hadiahnya.

Namun tidak semua hal harus Anda simpan sendiri. Lima hal ini, sebaiknya jangan pernah Anda rahasiakan dari suami Seperti:

1. Punya Masalah Keuangan

Suatu hari Anda memutuskan meminjam uang dari bank yang menawarkan Kredit Tanpa Agunan (KTA). Uang tersebut akan Anda gunakan untuk memulai bisnis baru. Namun ternyata bisnis tidak berjalan dengan lancar dan utang pun semakin banyak.

Merahasiakan masalah utang tersebut dari suami, bukan hal yang tepat. Memang saat Anda memberitahukannya, suami akan marah. Namun kemarahan itu akan berubah dan dia pasti siap membantu Anda melunasi utang tersebut.

"Masalah keuangan itu bukan hanya soal uang, tapi soal kepercayaan," ujar ahli keuangan Dayana Yochim yang juga pengarang buku 'The Motley Fool's Guide to Couples & Cash', seperti dilansir She Knows.

Ditambahkannya, salah satu alasan yang membuat pasangan tidak percaya karena Anda tidak pernah mau terbuka. Jadi sebaiknya komunikasikanlah masalah-masalah Anda dengan pasangan.

2. Merasa Hubungan Pernikahan Bermasalah

Setelah lima tahun menikah, Anda tiba-tiba merasa gelisah? Anda masih mencintai suami, namun karena hidup sebagai ibu rumah tangga hidup Anda menjadi membosankan? Anda pun mulai mencoba-coba mencari tantangan baru, misalnya berkenalan dengan pria lain.

Jika hal di atas terjadi, segeralah beritahu pasangan agar jangan sampai terlalu jauh. Perselingkuhan bisa berakibat fatal pada pernikahan Anda.

"Kuncinya adalah komunikasikan masalah kebosanan tersebut sebelum merusak pernikahan. Kalau Anda merasa ada suatu masalah di pernikahan atau pernikahan Anda dalam bahaya, bicarakan dengan segera, betapapun hal itu akan menyakitkan," jelas therapist pernikahan dan keluarfa, Jennine Estes.

3. Tak Bahagia di Ranjang

Tidak sedikit wanita yang memalsukan orgasme saat bercinta dengan pasangan. Para wanita ini memilih merahasiakannya dari pasangan mereka saat memalsukan orgasme itu. Mereka merasa memberitahu pasangan kalau mereka tidak bisa orgasme akan menyakitinya.

Konsultan pernikahan Karen Gail Lewis yang juga penulis buku 'Why Don't You Understand?' menyarankan Anda stop memalsukan orgasme. "Tidak peduli pada kepuasaan seks diri sendiri bisa menyebabkan kehancuran dalam pernikahan," ujarnya.

Dengan memberitahukan pada pasangan, si dia bisa tahu apa yang membuat Anda tak bisa mencapai orgasme. Anda dan si dia juga bisa bersama-sama mempelajari tehnik-tehnik bercinta baru yang mungkin saja membuat anda puas.

4. Ada Masalah Kesehatan

Tubuh Anda memang miliki Anda sendiri. Namun ketika sudah menikah, kesehatan Anda mempengaruhi kehidupan suami dan anak juga. Keluarga kecil Anda tersebut berhak mengetahui apa yang terjadi pada tubuh Anda. Ketika Anda sakit, mereka bisa membantu dan ikut merawat.

5. Punya Trauma Masa Lalu

Biasanya seseorang menyembunyikan trauma masa lalunya karena takut. Mereka khawatir trauma masa lalu itu bisa mempengaruhi sikap pasangan.

"Namun merahasiakan informasi ini bisa membuat stres dan menghasilkan jarak antara Anda dan pasangan. Semenakutkan apapun trauma masa lalu itu, terbukalah," jelas Estes.

source from : [wolipop.com]

5 Hal Yang Tak Boleh Anda Rahasiakan Dari SUAMI



Meski sudah menikah, tidak semua hal harus Anda beritahukan pada pasangan. Misalnya saja, ketika suami memberi hadiah baju. Walaupun baju tersebut kurang Anda sukai, jangan pernah mengatakan hal tersebut padanya. Simpan saja sendiri di hati dan biarkan suami tahu kalau Anda senang dengan hadiahnya.

Namun tidak semua hal harus Anda simpan sendiri. Lima hal ini, sebaiknya jangan pernah Anda rahasiakan dari suami Seperti:

1. Punya Masalah Keuangan

Suatu hari Anda memutuskan meminjam uang dari bank yang menawarkan Kredit Tanpa Agunan (KTA). Uang tersebut akan Anda gunakan untuk memulai bisnis baru. Namun ternyata bisnis tidak berjalan dengan lancar dan utang pun semakin banyak.

Merahasiakan masalah utang tersebut dari suami, bukan hal yang tepat. Memang saat Anda memberitahukannya, suami akan marah. Namun kemarahan itu akan berubah dan dia pasti siap membantu Anda melunasi utang tersebut.

"Masalah keuangan itu bukan hanya soal uang, tapi soal kepercayaan," ujar ahli keuangan Dayana Yochim yang juga pengarang buku 'The Motley Fool's Guide to Couples & Cash', seperti dilansir She Knows.

Ditambahkannya, salah satu alasan yang membuat pasangan tidak percaya karena Anda tidak pernah mau terbuka. Jadi sebaiknya komunikasikanlah masalah-masalah Anda dengan pasangan.

2. Merasa Hubungan Pernikahan Bermasalah

Setelah lima tahun menikah, Anda tiba-tiba merasa gelisah? Anda masih mencintai suami, namun karena hidup sebagai ibu rumah tangga hidup Anda menjadi membosankan? Anda pun mulai mencoba-coba mencari tantangan baru, misalnya berkenalan dengan pria lain.

Jika hal di atas terjadi, segeralah beritahu pasangan agar jangan sampai terlalu jauh. Perselingkuhan bisa berakibat fatal pada pernikahan Anda.

"Kuncinya adalah komunikasikan masalah kebosanan tersebut sebelum merusak pernikahan. Kalau Anda merasa ada suatu masalah di pernikahan atau pernikahan Anda dalam bahaya, bicarakan dengan segera, betapapun hal itu akan menyakitkan," jelas therapist pernikahan dan keluarfa, Jennine Estes.

3. Tak Bahagia di Ranjang

Tidak sedikit wanita yang memalsukan orgasme saat bercinta dengan pasangan. Para wanita ini memilih merahasiakannya dari pasangan mereka saat memalsukan orgasme itu. Mereka merasa memberitahu pasangan kalau mereka tidak bisa orgasme akan menyakitinya.

Konsultan pernikahan Karen Gail Lewis yang juga penulis buku 'Why Don't You Understand?' menyarankan Anda stop memalsukan orgasme. "Tidak peduli pada kepuasaan seks diri sendiri bisa menyebabkan kehancuran dalam pernikahan," ujarnya.

Dengan memberitahukan pada pasangan, si dia bisa tahu apa yang membuat Anda tak bisa mencapai orgasme. Anda dan si dia juga bisa bersama-sama mempelajari tehnik-tehnik bercinta baru yang mungkin saja membuat anda puas.

4. Ada Masalah Kesehatan

Tubuh Anda memang miliki Anda sendiri. Namun ketika sudah menikah, kesehatan Anda mempengaruhi kehidupan suami dan anak juga. Keluarga kecil Anda tersebut berhak mengetahui apa yang terjadi pada tubuh Anda. Ketika Anda sakit, mereka bisa membantu dan ikut merawat.

5. Punya Trauma Masa Lalu

Biasanya seseorang menyembunyikan trauma masa lalunya karena takut. Mereka khawatir trauma masa lalu itu bisa mempengaruhi sikap pasangan.

"Namun merahasiakan informasi ini bisa membuat stres dan menghasilkan jarak antara Anda dan pasangan. Semenakutkan apapun trauma masa lalu itu, terbukalah," jelas Estes.

source from : [wolipop.com]

Kamis, 22 Maret 2012

Alasan Wanita Lebih Senang Ngegosip Dibanding Pria



Untuk menjelaskannya hal ini Sebaiknya kita Aktifkan Dulu Mesin Waktu dan kembali ke Puluhan Ribu tahun yang lalu.

Saat dimana Manusia belum menjadi penguasa dibumi. Dan Pada masa itu, Para wanita menghabiskan sebagian besar waktunya tinggal di goa. Sedangkan para pria dewasa berburu pergi untuk mencari makanan. Saat berada di Goa, para wanita melakukan kegiatan apa saja bersama-sama. Mereka akan terus menerus berbicara untuk membangun ikatan. Tidak ada satu hal pun yang membuat mereka tidak bisa bebas bicara.

Berbeda dengan lelaki, Saat berburu mereka akan saling diam. Ini dilakukan supaya si mangsa tidak terkejut. Dengan kata lain sepanjang hari mereka bercakap-cakap lebih sedikit dibanding cewek.

Baiklah anda sudah tau rahasia masa lalu nenek moyang kita. Sudah saatnya kita kembali lagi ke Masa Depan. Ok! anda sudah kembali !!!


Tapi tunggu dulu pasti anda berpikir ilustrasi diatas adalah sebuah “Lelucon konyol“. Hal ini juga diperkuat menurut hasil riset yang dilakukan Institute of Psychiatry london. Bahwa otak seorang wanita dapat menghasilkan 6.000 – 8.000 kata yang dapat diucapkan setiap hari. Bandingkan dengan pria yang hanya 2.000 – 4.000 kata perhari.

Jadi ga aneh kalo wanita itu memang indentik dengan Gosip? bukan! Terutama jika berbicara dengan sesamanya. Jadi Nge-Gosip itu adalah salah satu jenisnya. Poin utamanya adalah cewek suka sekali berbicara. Ini sudah berlangsung dan terjadi selama ribuan tahun. Dan tahukah anda bahwa Wanita tidak butuh Alasan untuk memulai sebuah percakapan dan tidak membutuhkan tujuan akhir untuk menyelesaikan percakapan. Inilah salah satu yang membedakan antara wanita dan pria.

http://nagapasha.blogspot.com

Alasan Wanita Lebih Senang Ngegosip Dibanding Pria



Untuk menjelaskannya hal ini Sebaiknya kita Aktifkan Dulu Mesin Waktu dan kembali ke Puluhan Ribu tahun yang lalu.

Saat dimana Manusia belum menjadi penguasa dibumi. Dan Pada masa itu, Para wanita menghabiskan sebagian besar waktunya tinggal di goa. Sedangkan para pria dewasa berburu pergi untuk mencari makanan. Saat berada di Goa, para wanita melakukan kegiatan apa saja bersama-sama. Mereka akan terus menerus berbicara untuk membangun ikatan. Tidak ada satu hal pun yang membuat mereka tidak bisa bebas bicara.

Berbeda dengan lelaki, Saat berburu mereka akan saling diam. Ini dilakukan supaya si mangsa tidak terkejut. Dengan kata lain sepanjang hari mereka bercakap-cakap lebih sedikit dibanding cewek.

Baiklah anda sudah tau rahasia masa lalu nenek moyang kita. Sudah saatnya kita kembali lagi ke Masa Depan. Ok! anda sudah kembali !!!


Tapi tunggu dulu pasti anda berpikir ilustrasi diatas adalah sebuah “Lelucon konyol“. Hal ini juga diperkuat menurut hasil riset yang dilakukan Institute of Psychiatry london. Bahwa otak seorang wanita dapat menghasilkan 6.000 – 8.000 kata yang dapat diucapkan setiap hari. Bandingkan dengan pria yang hanya 2.000 – 4.000 kata perhari.

Jadi ga aneh kalo wanita itu memang indentik dengan Gosip? bukan! Terutama jika berbicara dengan sesamanya. Jadi Nge-Gosip itu adalah salah satu jenisnya. Poin utamanya adalah cewek suka sekali berbicara. Ini sudah berlangsung dan terjadi selama ribuan tahun. Dan tahukah anda bahwa Wanita tidak butuh Alasan untuk memulai sebuah percakapan dan tidak membutuhkan tujuan akhir untuk menyelesaikan percakapan. Inilah salah satu yang membedakan antara wanita dan pria.

http://nagapasha.blogspot.com

Rabu, 07 Maret 2012

Yuk...Belajar Menjadi Istri yang Baik

Setiap wanita pasti ingin menjadi sosok istri dan pasangan yang sempurna bagi suaminya. Berikut ini beberapa langkah untuk menjadi istri yang baik.

1. Tulus
Ketulusan akan menjadikan Anda istri yang baik. Saat Anda melakukan sesuatu untuknya, itu bukan karena imbalan apapun, melainkan ketulusan cinta yang sesungguhnya. Setiap tindakan Anda yang didasari oleh ketulusan, pasti sangat berharga bagi suami.

2. Memiliki peran
Walau pernikahan adalah komitmen dua orang, namun bukan berarti Anda dan pasangan selalu melakukan hal yang sama berduaan. Pilihlah peran kalian masing-masing. Jika memang suami memiliki karier yang bagus, bukan berarti Anda harus memilikinya juga. Anda juga bisa dinilai sebagai istri yang berhasil, ketika anak-anak Anda memiliki prestasi yang membanggakan, karena peran ibu yang kuat.

3. Berempati
Tak selamanya pernikahan berjalan mulus. Tak selamanya juga suami Anda dalam kondisi yang prima di segala hal. Di saat-saat sulit, Anda perlu berempati. Bukan hanya perasaan Anda saja yang harus diperhatikan, namun juga perasaan suami. Dengan berempati, Anda bisa saling mengerti satu sama lain. Saat sulit dalam pernikahan pun bisa terlewati.

4. Mendengarkan
Hal ini mungkin sifatnya sepele. Namun ingat, tak sedikit kasus keretakan rumah tangga atau perselingkuhan yang disebabkan karena suami merasa 'kesepian'. Ia merasa sang istri tak lagi punya cukup waktu untuk mendengar keluh kesahnya. Jika tak ingin hubungan Anda goyah, mulailah sediakan sedikit waktu untuk mendengarkan. Jangan melulu mendebat suami Anda. Buka hati dan pikiran Anda, untuk mendengar isi hatinya yang sesungguhnya.

5. Jadikan suami sebagai sandaran
Jadikan suami sebagai orang pertama yang mendengar kesulitan serta keluh kesah Anda. Jadikan ia sebagai sandaran hidup. Pria manapun akan merasa bahagia, jika wanita yang ia cintai membutuhkannya.

6. Lemah lembut
Selalu perlakukan suami dengan lembut. Perlakukan ia dengan hormat. Jangan bersikap mengejek ataupun merendahkan, bagaimanapun keadaannya. Sisi lemah lembut seorang istri justru bisa menjadi 'senjata' yang membahagiakan suami.

7. Berbagi
Berbagi dalam hal ini tak selalu sifatnya materi. Berbagi dalam rumah tangga juga termasuk berbagi peran, waktu, perasaan, dan sebagainya. Ingat, tak ada lagi 'saya' atau 'dia', kini yang harus ada dalam pikiran Anda adalah 'kita'.

8. Menjadi diri sendiri
Jangan pernah 'memakai topeng' atau membohongi suami Anda dengan berpura-pura. Jadilah diri Anda sendiri, karena sosok itulah yang memang dicintai oleh pasangan Anda. Menjadi lebih baik, bukan berarti Anda harus mengubah kepribadian secara utuh.

9. Berbenah Diri
Tak lagi merawat diri pasca menikah adalah hal yang salah. Anda tetap harus menjaga penampilan demi menarik perhatian suami. Biarkan suami merasakan jatuh cinta terus menerus pada Anda. Jangan sampai merasa jenuh melihat dandanan Anda yang lusuh dan tidak rapi. Bikin ia tertarik pada Anda seperti pada masa PDKT dulu.

10. Update Terus Kehidupan Seksual Anda
Kehidupan seksual yang membosankan juga akan mempengaruhi hubungan Anda dan suami. Sebagai istri tak ada salahnya juga untuk mempelajari teknik-teknik terbaru dalam bercinta. Itu juga merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan 'service' Anda pada suami.

sumber : http://wolipop.detik.com